TUBAN – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Montong mengambil langkah konkret dalam mendukung kedaulatan pangan nasional. Melalui kerja sama strategis dengan PT Widji Nusantara Makmur (WINMAR), Ansor Montong memulai proyek percontohan pertanian jagung di lahan seluas 1 hektare.
Kerja sama ini bukan sekadar bantuan biasa; PT WINMAR memberikan dukungan penuh berupa benih jagung bibit unggul untuk musim tanam ke-2 atau yang biasa disebut musim “tanam apitan”.
Dua Varietas Unggul di Lahan Ansor
Proses penanaman perdana dijadwalkan akan dilaksanakan pada hari Ahad Wage, 1 Februari 2026. Dalam program ini, ada dua varietas bibit unggul yang akan diuji produktivitasnya di lahan milik Ansor Montong, yaitu:
- Dewo 99
- Widji 99
Kedua varietas ini dipilih karena karakteristiknya yang tahan terhadap hama dan memiliki potensi hasil panen yang tinggi, sangat cocok untuk mengoptimalkan lahan di wilayah Montong.
Instruksi Langsung dari Pimpinan Pusat
Menariknya, kolaborasi ini merupakan tindak lanjut dari rekomendasi langsung Gus H. M. Syafiq Syauqi selaku Kepala Satuan Koordinasi Nasional (Kasatkornas) Banser. Program ini menjadi bagian integral dari gerakan “Banser Patriot Ketahanan Pangan”.

Program “Banser Patriot Ketahanan Pangan” sendiri diresmikan pertama kali oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor, H. Addin Jauharuddin, pada 24 April 2025 di Banyumas. Inisiatif ini bertujuan menjadikan kader Ansor-Banser sebagai garda terdepan dalam menjaga stabilitas pangan dari tingkat desa.
”Kader Ansor tidak hanya ahli dalam berorganisasi dan menjaga ulama, tapi juga harus mandiri secara ekonomi dan bermanfaat bagi masyarakat luas melalui sektor pertanian,” ujar Ketua PAC GP Ansor Montong terkait program ini.
Harapan Kedepan
Melalui penanaman di lahan 1 hektare ini, PAC GP Ansor Montong berharap bisa memberikan contoh nyata (demplot) bagi para petani di sekitar wilayah Montong mengenai teknik budidaya jagung yang modern dan efisien. Jika hasil panen memuaskan, program ini direncanakan akan diperluas dengan melibatkan lebih banyak kader dan petani lokal.
Dengan sinergi antara organisasi kepemudaan dan sektor swasta seperti PT WINMAR, visi besar Ketahanan Pangan bukan lagi sekadar wacana, melainkan aksi nyata yang tumbuh langsung dari tanah Bumi Wali.






