MONTONG – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Montong kembali menggelar agenda rutin di Bulan Ramadhan NGOPI (Ngolah Pikir lan Ati) Jilid III. Acara yang berlangsung khidmat ini ditempatkan di Auditorium Pondok Pesantren An-Nur, Pakel, Kecamatan Montong, sebagai bagian dari rangkaian pembukaan selapanan Majelis Dzikir dan Sholawat (MDS) Rijalul Ansor.

Kegiatan kali ini terasa spesial karena bertepatan dengan momentum bulan suci Ramadan, yang dirangkai dengan peringatan Nuzulul Qur’an dan kajian kitab kuning. Fokus kajian pada jilid ketiga ini adalah Kitab Fiqih Fathul Qorib, sebuah literatur klasik yang menjadi fondasi hukum Islam di kalangan pesantren.

Dihadiri Tokoh-Tokoh Penting
Acara ini menjadi ajang silaturahmi lintas generasi dan lembaga. Hadir secara langsung Ketua Pimpinan Cabang (PC) GP Ansor Kabupaten Tuban, Gus Abdul Muiz, Lc., yang memberikan motivasi bagi para kader untuk terus menghidupkan tradisi intelektual di tubuh Ansor.

Selain itu, tampak hadir jajaran Syuriyah dan Tanfidziyah MWCNU Montong, jajaran penasehat PAC GP Ansor Montong, serta para ketua dan anggota Badan Otonom (Banom) dan Lembaga NU se-Kecamatan Montong, mulai dari Muslimat, Fatayat, Lazisnu, IPNU, hingga IPPNU.
Ngolah Pikir lan Ati
Dalam sambutannya, ketua panitia menyampaikan bahwa akronim NGOPI bukan sekadar berkumpul, melainkan upaya kader Ansor untuk melakukan olah intelektual (pikir) dan pembersihan jiwa (ati).
”Melalui kajian Fathul Qorib ini, kita ingin memastikan kader Ansor-Banser Montong tetap berpegang teguh pada amaliyah Ahlusunnah Wal Jama’ah An-Nahdliyah yang memiliki dasar hukum yang kuat,” ungkap Ketua PAC GP Ansor Montong.

Penutup yang Hangat
Peringatan Nuzulul Qur’an dalam acara tersebut mengingatkan para hadirin akan pentingnya Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dan sumber segala ilmu. Suasana keakraban semakin terasa saat memasuki waktu maghrib. Seluruh tamu undangan dan kader menutup rangkaian acara dengan Buka Puasa Bersama (Bukber), yang mempererat tali persaudaraan antar-kader dan tokoh masyarakat.
Dengan dimulainya kembali selapanan MDS Rijalul Ansor ini, diharapkan kegiatan keagamaan dan kajian keilmuan di wilayah Montong semakin masif dan istiqomah.
BSA Montong






