MONTONG – Majelis Dzikir dan Shalawat (MDS) Rijalul Ansor Kecamatan Montong sukses menggelar kegiatan rutin malam selapanan dengan suasana yang khidmat sekaligus meriah. Acara yang dihadiri oleh ratusan kader Ansor dan warga sekitar ini menjadi ajang memperdalam ilmu agama sekaligus merayakan momentum bersejarah Harlah GP Ansor ke-92 serta menjalin silaturahmi dalam agenda Halal Bihalal, acara tersebut dilaksanakan di Masjid Al-Barokah Desa Sumurgung.
Nuansa Spiritual: Rotibul Haddad dan Maulid Al-Barzanji
Kegiatan diawali dengan pembacaan Rotibul Haddad dan lantunan Maulid Al-Barzanji secara berjamaah. Gema sholawat dan dzikir yang dilantunkan para jamaah menciptakan suasana yang syahdu, menambah kekhusyukan malam tersebut, sekaligus sebagai bentuk kecintaan kepada Baginda Nabi Muhammad SAW serta memohon keberkahan dan persatuan bangsa.
Kajian Kitab Fathul Qorib
Inti dari acara ini adalah kajian kitab kuning Fathul Qorib yang dipandu oleh Agus Sirojul Munir, Pengasuh Pondok Pesantren An-Nur Pakel, Montong. Dalam pemaparannya, beliau mengupas secara mendalam teks-teks fiqih klasik agar relevan dengan praktik ibadah sehari-hari masyarakat modern.

Sesi kajian berlangsung interaktif, di mana para peserta sangat antusias mengikuti sesi tanya jawab mengenai BAB Thaharah (sesuci). Agus Sirojul Munir menjelaskan poin-poin krusial terkait tata cara bersuci yang sah menurut syariat, mulai dari penggunaan air hingga syarat sahnya wudhu dan mandi wajib, sampai membahas tentang menyamak kulit bangkai (bahasa Arab: Ad-Dabgh / الدبغ) yang sering kali menjadi persoalan di tengah masyarakat.
Harlah ke-92 dan Halal Bihalal
Selain agenda kajian, kegiatan ini juga menjadi momentum perayaan Harlah GP Ansor ke-92. Dalam sambutannya, pengurus MDS Rijalul Ansor Montong menekankan pentingnya menjaga ghirah (semangat) organisasi dalam berkhidmat kepada agama dan negara.
Kegiatan ini sekaligus diisi dengan agenda Halal Bihalal, yang menjadi wadah bagi para kader untuk saling memaafkan dan mempererat tali persaudaraan pasca-momen hari raya. Semangat kebersamaan sangat terasa, sejalan dengan visi GP Ansor untuk terus menjadi garda terdepan dalam merawat tradisi dan nilai-nilai keislaman moderat (Aswaja An-Nahdliyah).
”Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan upaya kami untuk terus membekali diri dengan ilmu fiqih yang mumpuni serta memperkuat solidaritas organisasi di usia Ansor yang ke-92 tahun,” ujar Ketua MDS Rijalul Ansor Montong, Agus Sirojul Munir.

Acara ditutup dengan doa bersama, mengharapkan agar seluruh rangkaian kegiatan memberikan manfaat luas bagi masyarakat Montong serta keberkahan bagi gerakan GP Ansor di masa mendatang.
Tokoh yang hadir dalam acara tersebut adalah :
- KH. Muhammad Wahib, Ketua Tanfidziyah MWCNU Kecamatan Montong
- Ahmad Rozikin, Penasihat Ansor Montong sekaligus Kepala Desa Sumurgung
- Para sesepuh Desa Sumurgung
- Serta jajaran Takmir Masjid Desa Sumurgung
BSA_Montong





